Modul Produksi

Biaya produksi biasanya baru diketahui setelah barangnya selesai dan harganya sudah disepakati.

Resep atau BOM, perintah kerja, dan pemakaian bahan tercatat per batch. Harga pokok dihitung dari bahan yang benar-benar dipakai, bukan dari perkiraan di awal.

Selisih kecil per unit jadi besar saat produksinya ribuan: bahan terbuang, upah lembur, dan rendemen yang tidak pernah diukur.

Produksi Alur kerja

Yang dicatat sistem tiap hari

  1. 01

    Resep / BOM

    acuan pemakaian yang jelas
  2. 02

    Perintah kerja

    tahu apa yang sedang dikerjakan
  3. 03

    Pemakaian bahan

    stok berkurang, biaya tercatat
  4. 04

    Hasil produksi

    rendemen kelihatan per batch
  5. 05

    HPP

    harga pokok sebelum barang dijual

Yang sering terjadi

Pekerjaannya jalan, catatannya yang tertinggal

Bukan karena tidak ada yang mencatat. Biasanya karena pencatatannya dikerjakan terpisah dari pekerjaan yang menghasilkan angkanya.

01

HPP dihitung di akhir bulan

Harga pokok baru dihitung setelah semua produksi selesai. Kalau ternyata lebih mahal dari harga jual, itu baru ketahuan setelah barangnya terkirim.

02

Pemakaian bahan tidak sesuai resep

Bahan diambil sesuai kebiasaan, bukan takaran. Selisihnya tidak terlihat karena tidak ada pembanding antara resep dan pemakaian nyata.

03

Barang setengah jadi tidak terlacak

Bahan sudah keluar dari gudang, barangnya belum jadi. Di antaranya, nilai persediaan dan biaya produksi tidak bisa dijelaskan.

04

Rendemen tidak pernah diukur

Dari 100 kg bahan jadi 82 kg produk, tapi tidak ada catatan resminya. Susut 18 kg itu masuk ke mana, tidak ada yang tahu.

Alur kerja

Dari resep sampai barang jadi

Semua yang masuk produksi tercatat, termasuk yang tidak jadi barang.

Masuk: bahan baku Keluar: barang jadi & HPP per batch

Resep / BOM

acuan pemakaian yang jelas

Perintah kerja

tahu apa yang sedang dikerjakan

Pemakaian bahan

stok berkurang, biaya tercatat

Hasil produksi

rendemen kelihatan per batch

HPP

harga pokok sebelum barang dijual

Fitur utama

Yang benar-benar dipakai harian

Bukan daftar fitur panjang. Ini yang biasanya langsung menghemat waktu.

๐Ÿ“‹

BOM multi-level

Resep barang jadi, setengah jadi, dan bahan dasarnya tersusun berlapis.

๐Ÿท๏ธ

Perintah kerja

Target, jadwal, dan status tiap batch produksi.

๐Ÿ“ค

Pemakaian bahan dari stok

Bahan keluar lewat perintah kerja, jadi tidak ada pengambilan tanpa catatan.

๐Ÿ“‰

Rendemen & susut

Selisih antara bahan masuk dan hasil jadi dihitung per batch.

๐Ÿ’ฒ

HPP per batch

Bahan, upah langsung, dan overhead dihitung jadi satu angka.

๐Ÿงพ

Biaya tenaga kerja

Upah langsung dan lembur masuk ke batch yang mengerjakannya.

Perbandingan

Bedanya dengan hitungan produksi di Excel

Excel menghitung setelah semuanya selesai. Sistem menghitung sambil produksinya jalan.

Catatan manual & aplikasi terpisah

  • HPP: Dihitung setelah produksi selesai
  • Pemakaian bahan: Dicatat kalau sempat
  • Susut / rendemen: Tidak pernah diukur
  • Barang setengah jadi: Tidak terlacak

Dengan Digilio

  • Terbentuk per batch saat produksi
  • Keluar lewat perintah kerja
  • Terhitung per batch
  • Punya posisi dan nilainya sendiri

Satu sistem

Modul ini tidak berdiri sendiri

Data yang sudah masuk di produksi dipakai langsung oleh modul lain. Tidak ada input dua kali.

Sudah punya catatan sendiri? Tidak masalah โ€” data bisa diekspor untuk migrasi dari alat lama Anda.

Cara mulai

Tiga langkah, tanpa drama

Sederhana di awal, serius di eksekusi. Pekerjaan harian tetap jalan selama sistem dipasang.

  1. 01

    Demo & pemetaan alur

    30 menit bicara alur bisnis Anda. Kalau memang tidak cocok, kami bilang di depan.

  2. 02

    Setup & migrasi data

    Kami susun daftar master data, lalu pindahkan data yang masih berjalan.

  3. 03

    Go-live & pelatihan

    Tim dilatih sesuai perannya; minggu pertama kami dampingi.

FAQ

Pertanyaan soal produksi

Kalau pertanyaan Anda belum ada di sini, tanya langsung lewat WhatsApp.

Resep saya sering berubah.

BOM bisa dibuat ber-versi. Produksi lama tetap memakai versi yang dipakai saat itu, jadi biaya historisnya tidak berubah.

Produksinya musiman, tidak tiap hari.

Tidak masalah. Yang dicatat hanya batch yang benar-benar dikerjakan, dan biaya tetap dihitung per batch.

Bisa tanpa BOM yang detail?

Bisa dimulai dari BOM sederhana satu tingkat. Rinciannya bisa ditambah setelah alurnya terbiasa dipakai.

Sisa bahan yang tidak terpakai bagaimana?

Dikembalikan ke stok sebagai sisa produksi, atau dicatat sebagai susut beserta alasannya. Keduanya kelihatan per batch.

HPP sudah termasuk upah?

Bisa ya, bisa tidak, tergantung kebijakan Anda. Yang penting konsisten: kalau upah langsung dihitung, harga pokoknya mencerminkan biaya sebenarnya.

Harga pokok yang diketahui sebelum barang dikirim

Kalau biaya per batch terbentuk saat produksi berjalan, keputusan harga tidak lagi diambil berdasarkan perkiraan.

Lebih suka langsung? Chat WhatsApp kami.

Ceritakan bisnis Anda

Isi sebentar, lalu pesan Anda langsung terkirim ke WhatsApp tim kami.

Data ini dipakai hanya untuk menghubungi Anda soal Digilio. Lihat kebijakan privasi.

Chat WhatsApp